Showing posts with label puitis. Show all posts
Showing posts with label puitis. Show all posts

Thursday, October 17, 2013

Dataran Yang Mencengkam II

بسم الله الرحمن الرحيم



Kini bukan lagi lalu yang bagai kubu
Cengkaman bertalu-talu sampai ke situ
Jarum dan pedang berlagu-lagu
Menunggu dikau melangkah satu
Dataran mencebik kuku
Kuku-kuku si hantu-hantu

Kini bisu bukan dalam waktu
Meniti salju berwarna biru
Kering-kontang berlari laju
Dataran melintas lalu
Langkah-langkah tertusuk paku
Paku-paku si hantu-hantu

Kini kau bersujud dalam kalbu
Sujud sujud sujud sampai dahimu sebu
Hanya padaMu Allah yang satu
Dataran yang dulu palsu
Untukmu menangkis sembilu nafsu
Sembilu nafsu si hantu-hantu


Dataran Yang Mencengkam II
Abu Khalifah
00:37 17 Oktober 2013

Wallahu'alam...



Friday, October 22, 2010

Bila...

بسم الله الرحمن الرحيم


Bila Tuhan sudah bertitah,
Tunaikanlah segala perintah.

Bila seruan azan dialunkan,
Bangkitlah solat jangan dilengahkan.

Bila rezeki melimpah ruah,
Bersyukur dan bersujudlah.

Bila nafsu datang mengganggu,
Ingatlah Allah pelindungMu.

Bila tumbuh rasa amarah,
Ambillah wudhu' beristighfarlah.

Bila musibah bertimpa-timpa,
Sekadar ujian buat hambaNya.

Sekadar nukilan buat teman-teman...

Thursday, February 26, 2009

Teman Maafkan Aku

بسم الله الرحمن الرحيم


Teman … maafkan aku

Andai bicaraku

Melukai hatimu

Tanpa ku sendiri menyedari ..

Teman,

Terkadang aku jua begitu

Terusik jiwaku dan tingkahmu.

Namun kupasti

Bukan niatmu

Membuat rajuk di hati.

Teman … maafkan aku

Jika gurauku

Menguris nalurimu.

Tapi kau harus mengerti

Hidup takkan berseri

Tanpa usikan dan tawa keriangan.

Teman,

Tidak ku harap pendirianku dihormati.

Bukan keegoan memalut di hati

Tapi prinsipku menguasai diri.

Teman … maafkan aku

Hanya itu yang ku pinta

Ukirkanlah senyuman

Dibibirmu itu,

Sebelum jasadku

Terbujur kaku.




(Nukilan tahun 2001 The Bukit)

Wednesday, January 21, 2009

Wanita Yang Ku Cinta

بسم الله الرحمن الرحيم





Ada seorang wanita yang ku cinta
Tidak kan berubah selama-lamanya
Ya Allah, ampunkan dosaku terhadap dirinya
Berjuta-juta tiada terkira

Ada seorang wanita yang ku cinta
Wajahnya dibasahi keringat dan air mata
Mencurahkan pengorbanan secukup rasa
Namun kekadang aku terlupa
Ya Allah, terimalah taubatku setiap masa

Ada seorang wanita yang ku cinta
Memastikan daku sentiasa berjaya
Susah senang ditempuh jua
Asalkan aku hidup bahagia
Berumah tangga hingga ke syurga

Oh wanita yang ku cintai
Kau sentiasa ada disisi
Tidak kira jatuh bangunku berkali-kali
Tidak kau jemu walau seinci

Oh wanita yang ku cintai
Kaulah ibu permata hati
Jasamu menggunung tidak terperi
Redhakan aku setiap kali
Perbuatanku yang kau sukai
Izinkan aku melalui
Telapak kakimu pintu syurgawi

...