Showing posts with label Faizal Tahir. Show all posts
Showing posts with label Faizal Tahir. Show all posts

Monday, November 17, 2014

Assalamualaikum

بسم الله الرحمن الرحيم




Apa yang ku lihat ini
Mengapa hanya video bunuh sana sini
Di kaca TV, dalam internet, di FB
Hanya darah dan air mata
Ramai yang hina agamaku
Terasa bakar di jiwaku
Kau believe there are people like this
Kau believe we are living like this
Apa kita hanya terima sahaja?

Assalamualaikum dunia, bangunlah semua
Lihatlah pada diri kita, semua serupa
Damailah manusia, kita bersaudara
Assalamualaikum dunia
Assalamualaikum dunia

Assalamualaikum, damai pada dunia
Assalamualaikum

Assalamualaikum, damai pada dunia
Assalamualaikum


Assalamualaikum dunia, bangunlah semua
Lihatlah pada diri kita, semua serupa
Damailah manusia, kita bersaudara
Assalamualaikum dunia
Assalamualaikum

Dengar aku, dengarku selalu bersalah
Selalu terleka dan ku sedari semua
Ampuniku, ampuniku yang berdosa
Ku berubah hari ini untuk kamu

Assalamualaikum, damai pada dunia
Assalamualaikum

Assalamualaikum, damai pada dunia
Assalamualaikum
Ooo... Assalamualaikum dunia
Bangunlah semua
Damailah, damailah manusia
Kita bersaudara

Assalamualaikum dunia
Assalamualaikum dunia
Assalamualaikum, damai pada dunia
Assalamualaikum
(Damailah manusia, kita bersaudara)

Assalamualaikum, damai pada dunia
Assalamualaikum dunia
Damailah pada kamu semua

Wednesday, June 11, 2014

Permaisuri

بسم الله الرحمن الرحيم


 


Mahu ku mahu terus
Jadi yang satu untukmu
Mahu terus dalammu mengalir
Menjadi merah darahmu
Biar ke mana
Kau tetap bertakhta

Jika benar cinta itu buta
Biar ku buta kerana cinta
Kerna cinta
Ku sempurna

Jika benar cinta itu buta
Biar hati memberi cahaya
Dan kau pasti
Permaisuri

Mahu ku terus selalu
Menjadi indah mimpimu
Mahu terus menjadi jantungmu
Menjadi nadi cintamu
Sampai ku mati
Kau satu di hati

Dan ku selalu
Arjunamu

Dan kau pasti
Permaisuri
Kau tetap permaisuri

Thursday, February 13, 2014

Buat Isteri Tercinta : Vortex by Faizal Tahir

بسم الله الرحمن الرحيم



 



Ku sedar
Untuk pertama kalinya
Transisi lena ke alam nyata
Ku telanjang terlantar
Ku tanpa seurat benang
Ku hadir dan aku tahu
Ku juaranya
Jawapan
Kewujudan setiap mainkan peranan
Dari hembusan nafas pertama bermaya
Dari satu masa ku berenang
Ledakkan cinta

Selamilah
Kejadian kelahiran
Bertembunglah
Penaklukan dua insan
Ku sedar
Pilihan menjadi arah
Tertulis sudah takkan ku kabur
Ku mulakan
Jawapan
Kewujudan setiap mainkan peranan
Dari hembusan nafas pertama bermaya
Dari satu masa ku berenang
Ledakkan cinta
Ku sedari
Ku satu-satunya
Dari berjuta yang mencuba
Ku sedar ku pilihan
Bermula kosong tanpa warna
Jalan terbuka
Hitam dan putih ku mulakan
Terjaga dari lamunan nafas pertama
Bermula
Saat hadlaju tinggi pecutan menjadi
Meninggalkan semua ku boloskan diri
Kehebatan rasa yang sempurna ledakkan cinta
Selamilah selamilah
Kejadian kelahiran
Bertembunglah
Penaklukan dua insan
Ku sedar
Untuk pertama kalinya

Saturday, October 23, 2010

Hanyut

بسم الله الرحمن الرحيم

Hanyut

Harus bagaimana lagi
Dan terus begini
Dengarkan aku
Lihat ke mataku


Cukup sudah kau menghukum
Salahku tetap salahku
Benarkan ku berbicara
Agar bisa pulih semua

Namun harus sampai bila
Kau kan diam seribu bahasa


Chorus
Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Fahamilah ku tak mampu terus tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja


Saat mata terpejam
Hanya kau ku terbayang
Menghapus semua segala rasa di jiwaku


Saat mata terbuka
Kamulah yang pertama
Tak mampu aku
Bayangkan
Hidup tanpa dirimu


Ulang Chorus


Aku memang bersalah
Selalu saja mengabaikan mu
Dan tapi dah ku sedari
Segala perit kau lalui
Ku terlupa kau terluka


Dan memang selalu
Aku bersalah
Selalu saja mengabaikan mu
Meninggalkan mu
Dan tetapi itulah aku sedari
Segala perit yang kau lalui
Kerna diriku yang terus hanyut


Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja


Bagaimana ku nanti
Bila kau tak di sisi
Yang ku ada hanya kamu saja


Faizal Tahir - Hanyut